Senin, 28 Oktober 2013

Proses masuknya ilmu

Akan saya terangkan bagaimana ilmu itu masuk dan meresap kedalam diri seseorang. Dari amalan2 wirid itu, setiap kalimat yang dibaca akan mengundang waridnya, berupa untaian cahaya yang memutari orang yang wirid. warid akan masuk ke dalam tubuh, dan meresap dalam sumsum tulang belakang. ia lalu menjadi makhluk yang disebut khodam, ada yang setara jin ada juga yang setara malaikat pada level dzatnya makhluk itu. Inilah yang menjadi "ilmu", yaitu yang melalui amalan2 wirid. wirid khusus waridnya pun khusus. khodam ini akan mempengaruhi seseorang untuk mendorongnya kepada kebaikan (ini trgantung juga sifat2 dari cahaya waridnya). kekuatan khodam ini jg berbeda-beda. dan lapisan2 cahaya warid dari wirid itupun berlapis2 menurut apa yang dibaca.

Diantara khodam itu menjadi "guru ruhani", dan membimbing seseorang secara tak kasat mata. mengangkat orang tersebut agar bisa naik kehadirat Allah. Namun perlu diingat, bahwa semua cahaya warid dari wirid itu mengandung unsur sifat "merasa suci", maka berhati-hatilah dgn hal ini.

Tidak perduli kalimat dzikir yang bagaimanapun yang engkau wiridkan, tetap akan jadi khodam pada akhirnya. Anugrah bagi seorang ahli wirid umumnya adalah "mata batin" atau cahaya basiroh, dimana dia akan bisa melihat melalui khodamnya, orang2 inilah yang disebut orang2 umum sbg orang khowas atau khowasnya khowas. Bisa tahu sblm diberi tahu. Ini tergantung kekuatan khodamnya.

Orang yang khowas ini karena dia dari amalan wirid dan sifat warid itu memiliki sifat alamiah yg ikut dalam warid yaitu "merasa suci", maka orang yang khowas itu sebenarnya masih bisa di goyang iblis, dgn menanamkan "merasa suci" dalam hatinya. Dan orang spt saya berani bilang "prettttt" alias ngepretttt org khowas sekalipun, kalau muncul sifat merasa sucinya, sbb saya agak koplak, kalau gak koplak yah ketakutan lihat org waskito, sebab mrk bisa melihat semua kelakuan2 buruk yg engkau sembunyikan, membongkar habis aib2mu sampai engkau malu dan gemetaran dihadapan mereka...... heuheuheu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar