Senin, 28 Oktober 2013

Mengapa amalan tidak boleh dicampur adukkan?

Saya akan terangkan lagi mengapa saya melarang murid2 saya untuk mencampur adukkan amalan dari saya dan dari sana-sini.

Begini, ilmu itu memiliki sifat yang berbeda-beda, tak semuanya cocok dan selaras, terkadang antara satu amalan wirid dengan amalan wirid lainnya itu saling bentrok keilmuannya, berkelahi di dalam tubuh seseorang, inilah yang sering akibatkan seseorang menjadi "gila" karena amalan wirid, karena ilmunya bentrok, sdng dia tidak kuat menahannya. Adapun orang2 awam tahunya wirid itu "BAIK" karena yang dibaca adalah asma2 Allah, mereka sama sekali tdk faham kekuatan disebaliknya, dan efek apa yang bisa ditimbulkannya, lalu kesana kemari ketempat kyai A dikasih amalan A, ketempat kyai B dikasih amalan B, dijalankan semua, ternyata ilmunya tdk cocok dan bentrok, lalu jadilah mulai stress dan gila, dalam keadaan ini, orang2 yang jadi gila karena wirid itu dia dimasuki bangsa jin dan diombang-ambingkannya.

Itulah mengapa saya melarang murid2ku untuk mencampur adukkan amalan2 wirid dari sana sini, untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan spt itu, terutama bagi yang masih pemula dan belum memiliki kekuatan ruhani yang tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar