Saya akan terangkan lagi mengapa saya melarang murid2 saya untuk mencampur adukkan amalan dari saya dan dari sana-sini.
Begini, ilmu itu memiliki sifat yang berbeda-beda, tak semuanya cocok
dan selaras, terkadang antara satu amalan wirid dengan amalan wirid
lainnya itu saling bentrok keilmuannya, berkelahi di dalam tubuh
seseorang, inilah yang sering akibatkan seseorang menjadi "gila" karena
amalan wirid, karena ilmunya bentrok,
sdng dia tidak kuat menahannya. Adapun orang2 awam tahunya wirid itu
"BAIK" karena yang dibaca adalah asma2 Allah, mereka sama sekali tdk
faham kekuatan disebaliknya, dan efek apa yang bisa ditimbulkannya, lalu
kesana kemari ketempat kyai A dikasih amalan A, ketempat kyai B dikasih
amalan B, dijalankan semua, ternyata ilmunya tdk cocok dan bentrok,
lalu jadilah mulai stress dan gila, dalam keadaan ini, orang2 yang jadi
gila karena wirid itu dia dimasuki bangsa jin dan diombang-ambingkannya.
Itulah mengapa saya melarang murid2ku untuk mencampur adukkan amalan2
wirid dari sana sini, untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan spt
itu, terutama bagi yang masih pemula dan belum memiliki kekuatan ruhani
yang tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar