"Ini saja, ini yang bagus....."
"begini saja, begini yang baik"
"begitu saja, begitu yag benar"..... dst
Kata2 yang bernada "pemaksaan"........
Padahal tak perlu memaksakan segala sesuatu, mau itu baik, mau itu
benar, mau itu salah dsb, toh setiap orang akan menanggung bebannya
masing2, kalau saya "MASA BODOH" saja.
Kalau posisi saya sebagai seorang yang sedang disuapi, tentu saya akan membuka
mulut saya kepada org yang saya memang ridho untuk disuapi oleh orang
tersebut. Kalau posisi saya sebagai orang yang menyuapi, tentunya hanya
orang yang ridho utk saya suapi yang membuka mulutnya.
Tidak
perlu memaksakan suatu kehendak, apalagi keyakinan, seolah "MENJEJALKAN
MAKANAN" ke dalam mulut orang, itu bukan gaya saya. Tinggal siapa yang
mau ikut kita angkut, yang gak kita tinggalkan, selesai urusan. Tak
perlu buang waktu mengurusi yang tidak ikut, sebab buat apa buang waktu
percuma, lebih baik menyuapi walau hanya 1-2 orang namun bisa benar2
"KENYANG" daripada menyuapi banyak orang tapi gak ada yang kenyang.
Kalau diantara saudara2 sudah merasa mampu untuk membina murid, yah
saya persilahkan untuk mengembangkan diri anda membina murid anda. Sama,
saya juga sdng membina murid saya, walau hanya lewat FB ini, toh kalau
Allah itu meridhoi itu bukanlah kemustahilan. Itu juga bukan perkara
gampang, sebab engkau akan menerima serangan baik lahir maupun batiniah
yang tidak nampak mata, juga caci maki bahkan di anggap sesat, kafir,
menyimpang. Belum lagi tanggung jawab akherat, tentu saya akan dapat
banyak beban kalau orang2 yang kubina menjadi menyimpang jalan, jangan
dikira walau hanya lewat tulisan ini tak ada pertanggung jawaban. Allah
itu gak buta, menyaksikan semuanya.
Salah besar, jikalau
engkau mengira bahwa "kaki guru itu di atas pundak muridnya", malah
sebaliknya, "pundak guru itu di bawah kaki muridnya". guru itu malah
"terinjak" muridnya, sedang di bawahnya adalah "jahannam", menahan
kobaran apinya, agar tak mengenai muridnya.
Karena saya
mengerti hal itulah, saya mmng tdk pernah bercita-cita ataupun berhasrat
utk jadi guru, namun krn saya dipaksaNYA lah akhirnya saya terima, mmng
sudah jalan ceritanya seperti ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar