Apa
yang terjadi, mengapa maraknya ibadah2 orang2, majelis2 ta'lim,
majelis2 dzikir, istighotsah, jama'ah2 dzikir dsb, tak mampu mengusir
bencana, lalu kotamu pada tenggelam???......
Kota membawa
pencemaran dua sisi, lahiriah dan batiniah, auranya dan hawanya begitu
panas. Disebabkan fikiran semua orang terfokus kepada fikiran "ekonomi",
fikiran duniawi melulu.
Mengapa dzikir2-mu yang berjama'ah dan berbondong-bondong tak mampu mengusir bencana, lalu kotamu tenggelam??.....
Kota mengajarimu "ketidak tulusan" menjauhkanmu dari sifat2 kejujuran,
engkau terlalu memperhitungkan segala sesuatunya dgn uang, serba uang.
Bergabunglah untuk berdoa dan berdzikir bersama-sama, lalu mata kita
bersama melihatnya dengan terang kekuatan dzikirmu/doamu itu. mampukah
menolak setiap bencana dan mara bahaya yang menimpa orang2???......
Ada sesuatu yang salah, maka renungilah dimana salahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar