Kamis, 21 November 2013

walaupun sejatinya bulat melingkar kenapa harus dipluralkan? apa njenengan tidak setuju dengan telah sempurnanya islam?

Ayyub Ghazzali AlHussain AsSajjad
kangmas nderek tangled, walaupun sejatinya bulat melingkar kenapa harus dipluralkan? apa njenengan tidak setuju dengan telah sempurnanya islam? amit nyuwun sewu..
=========================
lah seperti Gusdur itu kan mengusung pluralisme...... pertama2 mesti faham dulu plural itu maksudnya apa??, karena arti dari kata plural itu bisa meluas kemana saja, tergantung persepsi orang2......... plural jangan diartikan sbg mencampur adukkan agama, krn agama itu ageman (pakaian), kalau dicampur aduk bisa kena penyakit kulit spt panu...........

Plural itu maknanya keragaman, masyarakat itu beda2 keyakinan dan agama. bhkan dalam satu agama saja beda firqoh/golongan, yg mana sampai saat ini semua sama2 mengaku PALING BENAR.......

Jika kemajemukan tak difahami, maka orang tak bisa menangkap indahnya pelangi....... pelangi itu sebenarnya adalah paduan warna2 yang membentuk PUTIH.

Saya orang yang tak malu utk belajar dari seorang biksu budha tentang kebijaksanaan hidup, bukan berarti saya masuk agama budha......

saya orang yang tak menutup diri belajar dari seorang pendeta kristen/katolik tentang kasih sayang dan berbagi sesama umat manusia. bukan berarti saya masuk kristen........

saya tak malu belajar dari pendeta hindu tentang rasa kemanunggalan dengan TUHAN bukan berarti saya masuk hindu........

saya tak malu belajar dari orang2 majusi seperti jepang tentang ilmu pengetahuan, bukan berarti saya menyembah api (matahari).........

Saya tak malu belajar dari orang2 yahudi tentang kezuhudan dan kebersahajaan hidup, bukan berarti saya masuk agama yahudi..........

Seperti itulah jiwa plural sebenarnya. Menjadi "pelajar" yang menyerap darimana saja, namun tak menjadi larut dan ikut2-an kesana kemari........ Tetap faham batasan2 segala situasi.........
===========================
Orang2 mualaf atau yg pada mau masuk islam nanti carinya orang2 yang berjiwa spt saya........... terbukti dlm kehidupan nyata saya, saya beberapa kali diminta ngajari baca syahadat org yg mau mualaf, walau cuman ngajari doank, bukan saya yg mengislamkan. heuheuheu...... Coba kalau saya pakai sorban trus garang dan keras, gak bakalan ada yg minta saya ajari baca syahadat. Lihat saya saja, jangan2 mereka sudah alergi....... heuheuheu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar