Ayyub Ghazzali AlHussain AsSajjad
kangmas nderek tangled, walaupun sejatinya bulat melingkar kenapa harus
dipluralkan? apa njenengan tidak setuju dengan telah sempurnanya islam?
amit nyuwun sewu..
=========================
lah seperti Gusdur
itu kan mengusung pluralisme...... pertama2 mesti faham dulu plural itu
maksudnya apa??, karena arti dari kata plural itu bisa meluas kemana
saja, tergantung persepsi
orang2......... plural jangan diartikan sbg mencampur adukkan agama, krn
agama itu ageman (pakaian), kalau dicampur aduk bisa kena penyakit
kulit spt panu...........
Plural itu maknanya keragaman,
masyarakat itu beda2 keyakinan dan agama. bhkan dalam satu agama saja
beda firqoh/golongan, yg mana sampai saat ini semua sama2 mengaku PALING
BENAR.......
Jika kemajemukan tak difahami, maka orang tak
bisa menangkap indahnya pelangi....... pelangi itu sebenarnya adalah
paduan warna2 yang membentuk PUTIH.
Saya orang yang tak malu
utk belajar dari seorang biksu budha tentang kebijaksanaan hidup, bukan
berarti saya masuk agama budha......
saya orang yang tak
menutup diri belajar dari seorang pendeta kristen/katolik tentang kasih
sayang dan berbagi sesama umat manusia. bukan berarti saya masuk
kristen........
saya tak malu belajar dari pendeta hindu tentang rasa kemanunggalan dengan TUHAN bukan berarti saya masuk hindu........
saya tak malu belajar dari orang2 majusi seperti jepang tentang ilmu
pengetahuan, bukan berarti saya menyembah api (matahari).........
Saya tak malu belajar dari orang2 yahudi tentang kezuhudan dan
kebersahajaan hidup, bukan berarti saya masuk agama yahudi..........
Seperti itulah jiwa plural sebenarnya. Menjadi "pelajar" yang menyerap
darimana saja, namun tak menjadi larut dan ikut2-an kesana
kemari........ Tetap faham batasan2 segala situasi.........
===========================
Orang2 mualaf atau yg pada mau masuk islam nanti carinya orang2 yang
berjiwa spt saya........... terbukti dlm kehidupan nyata saya, saya
beberapa kali diminta ngajari baca syahadat org yg mau mualaf, walau
cuman ngajari doank, bukan saya yg mengislamkan. heuheuheu...... Coba
kalau saya pakai sorban trus garang dan keras, gak bakalan ada yg minta
saya ajari baca syahadat. Lihat saya saja, jangan2 mereka sudah
alergi....... heuheuheu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar