Rabu, 27 November 2013

Sebenarnyalah apa yang kuajarkan selama ini bisa dibaca dan direview semua pihak, dan terbilang transparan, sebab semua orang bisa mengakses langsung akunku, dan postingan saya juga bersifat publik. Untuk apa sembunyi2

 
Fatwa Kehidupan
27 April 2013

 
Sebenarnyalah apa yang kuajarkan selama ini bisa dibaca dan direview semua pihak, dan terbilang transparan, sebab semua orang bisa mengakses langsung akunku, dan postingan saya juga bersifat publik. Untuk apa sembunyi2......

Selama ini saya faham betul kekhawatiran orang adalah tentang "aliran sesat" dsb....... ajaran2 seperti itu tentunya sembunyi2 tak mungkin terang-terangan dan transparan.......

Meski demikian, semua tulisanku masihlah bernilai wawasan bukan ilmu..... Di FB pun banyak orang2 lain yang membahas bab2 tasawuf, bahkan sampai jiplak buku ini jiplak buku itu 100%....... Tapi kesemuanya hanyalah senilai wawasan saja....... Dan iblis itu sdh tahu semua isi buku2 tasawuf, mulai tasawuf yg dangkal (umum) sampai yg khusus, sampai berita langit, iblis itu tahu dan faham.........

Apakah kalau saya katakan padamu bahwa Dzat Allah itu yang begini dan begitu, kemudian anda yang membacanya menjadi makrifatullah????...... sama sekali tidak....... Kebanyakan orang yang suka membaca buku2 tasawuf yg dinilai "buku rahasia" malah pada sok tahu aja jadinya...... hanya sedikit yg tidak.......

Saya saja tidak malu menyatakan bahwa makrifat saya adalah makrifat singkong gosong...... heuheuheu. sbgmn pernah kuposting dahulu, bahwa saya menemukan kenyataan tentang "alif yang tersembunyi" dari sebuah singkong gosong........ sederhana dan lugu, tapi alami, bukan hasil menyontek buku. memanglah belajar dari alam ini.......

"TIDAK ADA MAKRIFATULLAH DALAM DZIKIR, IBADAH, BERTAPA, SAMADI dsb......." Kesemuanya itu hanyalah sebuah JALAN, thoriq, yaitu jalan untuk membangkitkan kesadaran ruhaniah yang dalam, yaitu kesadaran Ketuhanan yang tinggi.......

Lalu dimana makrifatullah itu berada???......

Makrifatullah itu adanya dalam kenyataan hidup ini......

Nyatanya engkau begini, nyatanya engkau begitu. dalam kenyataan2 tentang dirimu sendiri itulah engkau disebut makrifat/kenal Allah atau tidak kenal, atau hanya sok kenal.......

Bahkan dari caramu berdandan saja sudah kelihatan engkau makrifatullah ataukah tidak, terang jika engkau hanya memandang Allah saja, tak akan sempat dan sibuk bersolek agar kelihatan cantik atau tampan. Hanya bersahaja, sederhana dan apa adanya........

Dari cara bicaramu sehari2 pun nampak, bagaimana kesederhanaan bahasamu yang engkau gunakan, berlebih-lebihan ataukah tidak dalam berbicara....... kesemuanya nampak, engkau makrifat ataukah tidak.......

Dari cara matamu memandang sesuatu atau seseorangpun nampak engkau makrifat atau tidak, matamu kelihatan berbinar2 dan cemerlang tatkala melihat kesenangan2 duniawi, nyatalah engkau tidak makrifat.........

Dari caramu berjalan saja sudah kelihatan, engkau makrifat ataukah tidak, betapa seringnya engkau mendongakkan kepada, nyata engkau tidak makrifat.......dsb

Makrifatullah itu nyata dalam keseharianmu, setiap detail kecendrunganmu. Maka seorang yang makrifat itu ia akan berakhlak dengan sifat2 Allah......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar