Nama Soekarno di Berbagai Negara
1. Rusia
Mesjid Biru Soekarno di St. Petersburgh
==================
2. Mesir
Jalan Ahmad Soekarno
==================
3. Maroko
Jalan Soekarno
==================
4. Pakistan
Jalan Soekarno
==================
5. Kuba
Perangko Soekarno
==================
6. Arab Saudi
Pohon Soekarno Padang Arafah
(beritajatim.com) – Padang Arafah tidak bisa dilepaskan dengan Syajarah
Soekarno atau Pohon Soekarno. Pohon yang di Indonesia dikenal sebagai
pohon mimba, pohon imba, atau pohon imbo itu kini kian rimbun menghijau.
Kementerian Agama Republik Indonesia melansir, pohon sejenis pohon
mindi ini memang dibawa oleh presiden pertama RI itu saat melaksanakan
ibadah haji ke tanah suci. Sebagai orang berpengaruh di kawasan
Negara-negara nonblok Bung Karno dengan mudah menawarkan ide penanaman
pohon ini kepada kalangan masyarakat arab yang dikenal keras dan teguh
dalam berpendirian.
Tak cukup mengirimkan ribuan bibit pohon,
Bung Karno juga mengirimkan ahli tanaman dari Indonesia untuk
mengembangbiakan tanaman yang memang cocok tumbuh di daerah tandus ini.
Kini tanaman ini tumbuh dengan rimbun di berbagai sudut kota Arab Saudi.
Baik di Makkah, Madina, maupun Jeddah.
=====================
7. Perangko Filipina
Perangko Filipina
=====================
8. Menjadi Cover di majalah Times
=====================
9. Makam Imam Bukhori Uzbekistan
Ketika Uzbekistan masih termasuk Uni Soviet, Soekarno-dalam sebuah
kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet pada 1959-pernah meminta petinggi
Partai Komunis untuk mencarikan makam orang suci Islam yang sangat
terkenal bernama Imam Bukhari. .
Setelah tiga hari pencarian,
makam Imam Bukhari ditemukan. Soekarno naik kereta dari Moskow ke
Samarkand, tempat Imam Bukhari meninggal dunia dan jenazahnya dimakamkan
sekitar tahun 870. .
“Beliau tiba pada malam hari dan langsung
membaca Alquran sampai pagi hari, tidak tidur,” lanjut Rahmatullo
seperti diterjemahkan Temur Mirzaev, rekanan Kedutaan Besar Republik
Indonesia sekaligusdosen bahasa Indonesia di Institute of Oriental
Studies, Tashkent. .
Saat ditemukan, makam dalam kondisi tidak
terurus. Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera
memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke
Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam
tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai
gantinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar