Kamis, 21 November 2013

Pikiran pamrih terhadap sesuatu memang dari dahulu kala sdh ditanamkan

Pikiran pamrih terhadap sesuatu memang dari dahulu kala sdh ditanamkan, bahkan Allah sendiri yang memberi pikiran2 pamrih itu, misal semacam "bertaqwalah nanti KU masukkan surgaKU"....... Lah sebenarnya itu diumpamakan bagi anak2, agar mau makan dan rajin belajar, karenanya diberi iming2, penyemangat saja....... Bagi yang sudah DEWASA, tentunya tak perlu diiming-imingi lagi, tapi melakukan atas dasar kesadaran diri pribadi, atas nama CINTA, memang suka melakukan sesuatu itu.......

Nah, hal seperti itu akan sangat sulit sekali, tatkala hati kita masih sangat kotor, dan dipenuhi pamrih. Awal2nya yah memang harus "DIPAKSA" dulu, di cekokin buat minum obat.......

Mana bisa seseorang menggapai kepasrahan yang tinggi kepada Allah, kepada setiap pengaturanNYA, wong nafsu2 duniawi masih menjalar dan melilit. Makanya dipaksa dahulu buat puasa dan dzikir......

Mana ada orang yg tau2 sampai pada kenyataan diri menggapai "Laa hawla walaa quwwata illa billah", wong buat lapar dahaga saja gak berani, padahal gak kelaparan betulan. badan masih gemuk kebanyakan lemak, tanda kebanyakan makan.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar