Kang Ramdan
lalu bagaimana dengan kata "demi" seperti "demi waktu", atau demi-demi
yang lainnya yang banyak mengartikan/memahami sebagai "sumpah". Apakah
Alloh bersumpah atas mahkukNya..?
Mohon penjelasannya. Matur nuwun. Salam...
============================
wal ashri itu kan "dan waktu ashar" lalu diterjemahkan demi waktu,
seolah Allah sedang bersumpah, padahal Allah tidak ada bersumpah-sumpah.
Hanya suatu bentuk penekanan, dan keistimewaan dari waktu ashar itu.
karena waktu ashar adalah waktunya "hisab"/menimbang-nimbang amal
perbuatan selama seharian. ashar itu menjelang senja, itu adalah usia
tua bagi manusia, dan usia tua itulah usia menimbang-nimbang perbuatan
diri sendiri, bahwa manusia dalam keadaan merugi, kecuali yg beriman dan
beramal sholeh, dan suka nasehat menasehati dalam kebenaran dan sabar.
Demikian halnya dengan "demi demi" yang lain. kesemuanya bukanlah
sumpah menyumpahnya Allah, namun suatu bentuk penekanan akan
keistimewaan dan pelajaran atau hikmah dibalik sesuatu itu, seperti
hikmah dibalik waktu ashar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar