Sabtu, 02 November 2013

Kusampaikan lagi, bahwasannya pemikiran/tafakur akan tetap saja gagal menggapai Allah,

Kusampaikan lagi, bahwasannya pemikiran/tafakur akan tetap saja gagal menggapai Allah, itu karena sifat uniknya Allah, bahwa DIA selalu saja bukan sebagaimana yg engkau fikirkan, sekaligus sebagaimana pemikiranmu/prasangkamu. 2 sisi sifat ini membuat, tafakur tak mencapai 2 sisi secara sempurna. Ketidak sempurnaan adalah cacat ilmu, yang tidak bisa dijadikan pedoman.

Maka dalam setiap tafakur tentang TUHAN, akan selalu membawa hasil, benar sekaligus salah. Singkirkan tafakur dan leburlah dalam qodrat iradatNYA Allah ta'ala...... umpama cangkir kosong saja, terserah hendak diisiNYA apa. Kita tak meminta, tak pula menolak, atas segala sesuatunya adalah keberkahan tiada henti2nya dari Allah, menerima segala sesuatunya dengan suatu kegembiraan hati....... Nerimo itu adalah keutamaan yang paling utama dari perjalanan seorang sufi....... Bahkan kobaran api neraka juga berkah dalam suatu penerimaan yg totalitas....... Dzikir itu sebenarnya adalah tentang "menerima Allah" bukan "mengingat nama Allah".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar