Jumat, 17 Januari 2014

sebutan guru adalah proses panjang

sebutan guru adalah proses panjang, mana ada saya nyuruh orang menyebut saya guru, tidak ada............ semua alami, orang yang hendak belajarlah yang menyebutku guru........... fatwa ingin jadi guru??...... tidak jg, alami, bahkan tak pernah saya niatkan sama sekali, hanya kenyataan yg membuatnya ternyata demikian.........

murid berkurang, murid bertambah, sama saja, biasa2 saja, alhamdulillah malah makin banyak.............

dikatain macam2, mulai nama binatang, sumpah serapah, dikafir2kan, dikatakan sesat, difitnah, dicela, dicaci maki, sampai diancam utk dibunuh, saya jg sudah biasa........

tapi belum pernah saya disini mengatakan orang binatang ,sumpah serapah, menghina orang dsb....... saya ogah.......... gak ada untungnya buat saya, malah banyak ruginya........

saya tidak menyebut diri saya orang suci, tidak menyebut kyai, ustadz, mursyid.......... memang saya sebut diri saya guru, itupun hanyalah guru kebodohan.......... baru saya sebut diri saya guru kebodohan saja banyak yg mencela, apalagi kalau menyebut diri saya mursyid.......... mungkin banyak yg langsung kena stroke, mukanya merah, lalu kelojotan, kemudian mulutnya miring, mati separo......... heuheuheu.........

dan disini adalah padepokan kebodohan, masih setia belajar bodoh, tidak ada pemaksaan......... namun siapa sudah pintar, akan saya luluskan dari sini dgn sertifikat tendang.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar