sebutan
guru adalah proses panjang, mana ada saya nyuruh orang menyebut saya
guru, tidak ada............ semua alami, orang yang hendak belajarlah
yang menyebutku guru........... fatwa ingin jadi guru??...... tidak jg,
alami, bahkan tak pernah saya niatkan sama sekali, hanya kenyataan yg
membuatnya ternyata demikian.........
murid berkurang, murid bertambah, sama saja, biasa2 saja, alhamdulillah malah makin banyak.............
dikatain macam2, mulai nama binatang, sumpah serapah, dikafir2kan,
dikatakan sesat, difitnah, dicela, dicaci maki, sampai diancam utk
dibunuh, saya jg sudah biasa........
tapi belum pernah saya
disini mengatakan orang binatang ,sumpah serapah, menghina orang
dsb....... saya ogah.......... gak ada untungnya buat saya, malah banyak
ruginya........
saya tidak menyebut diri saya orang suci,
tidak menyebut kyai, ustadz, mursyid.......... memang saya sebut diri
saya guru, itupun hanyalah guru kebodohan.......... baru saya sebut diri
saya guru kebodohan saja banyak yg mencela, apalagi kalau menyebut diri
saya mursyid.......... mungkin banyak yg langsung kena stroke, mukanya
merah, lalu kelojotan, kemudian mulutnya miring, mati separo.........
heuheuheu.........
dan disini adalah padepokan kebodohan, masih
setia belajar bodoh, tidak ada pemaksaan......... namun siapa sudah
pintar, akan saya luluskan dari sini dgn sertifikat tendang.........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar