Sy berharap inbox yg ini terjawab oleh panjenengan.
Selama ini sy beranggapan kriteria seor guru ada dua yakni guru sbg transforman dan guru yg mewarisi laku dan perilaku Rasulullah utk kita jadikn guru mursyid.
Untuk kriteria yg pertama kita bisa cari guru sebanyak2nya.
Sedang yg kedua adl sebagai komandan dlm kita melangkah. Memberi instruksi dimna saat kita berbelok, jalan, berhenti dsb.
Idealnya komandan itukan satu org.
Kalo punya 2 komandan munurut Buya bagaimana ? Suwun Buya...
Menunggu jawaban.
Salam
==============================
Fatwa Kehidupan
waalaikumsalam
pengertian guru itu luas sekali........... alam jg guru, pengalaman jg guru dsb dsb............ dan guru sejatinya guru adallah Ar-Rosyid, Allah yang Maha mengajari............
dalam pengertian2 guru itu ada yang disebut syeikh futuh, yaitu guru yang bisa membuka mata hati seseorang, lalu menjadi timbul kesadaran Ketuhanannya, mengerti tentang tujuan akhir hidup yaitu Allah Azza Wa Jalla, dan faham mengenal Allah dalam rasa sejati.......
Dalam perjalanan hidup seseorang mungkin saja ia akan setia berguru pada 1 guru syeikh futuhnya saja, adapula yang sempat berguru beberapa guru dalam perjalanan hidup sampai menemukan syeikh futuhnya yang asli, walau demikian guru yg lain jg tetap gurunya. Sebab sekali guru, seumur hidup adalah guru........ walau itu adalah guru SD sekalipun...........
demikianlah, seseorang memang mungkin saja berguru pada banyak guru, namun syeikh futuhnya akan tetap selalu 1 orang saja, itulah dia yang sebenarnya disebut waliya mursyida bagi seseorang tersebut.........
futuh adalah terbukanya mata rasa, lalu batinnya menjadi bercahaya dgn cahaya Tuhan.........
Dahulu syeikh futuhku ternyata adalah guru terakhirku, karena setelah berjumpa dengannya, banyak pintu2 yg masih tertutup dalam hatiku menjadi terbuka, dan aku mulai memahami banyak hal yg tadinya masih buntu......... meski demikian, yg lain jg tetap guruku, krn sumbang sihnya jg besar dalam memberi warna hidupku........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar