Minggu, 29 Desember 2013

Saya teringat dahulu waktu belajar ngaji baca Qur'an dikampung gurunya malah pakai rotan, dan main sambit/pukul kalau salah baca

Saya teringat dahulu waktu belajar ngaji baca Qur'an dikampung gurunya malah pakai rotan, dan main sambit/pukul kalau salah baca........ heuheuheu. sekarang, baru dibilang "matamu rusak" saja banyak yg protes, tukang protes. disebut protestan (bukan menyebut agama ini yah).heuheuheu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar