Sabtu, 28 Desember 2013

Ikhtiar batin dan ikhtiar lahiriah

Sambungan status sebelumnya
===========================
Biar tambah jelas tentang ikhtiar batin dan ikhtiar lahiriah.......

Saya kasih contoh, ketika saya menginginkan suatu hal, katakanlah hal A, lalu saya menyatukan hati dan fikiran saya untuk mendatangkan hal A tersebut, tak lama kemudian datanglah seseorang membawa apa yang saya kehendaki yaitu hal A dan memberikannya kepada saya. Seperti itulah wujud tembusnya ikhtiar batiniah saya, maka saya tak perlu lagi sibuk kesana kemari untuk mencari hal A, saya tak perlu lagi ikhtiar lahiriah utk mendapatkan hal A.

Jika hal A yang saya inginkan tak datang juga, maka barulah saya mesti melakukan ikhtiar lahiriah, kesana kemari untuk mendapatkan hal A tersebut.

Tatkala saya memerlukan sesuatu maka hal yang pertama kali saya lakukan adalah ikhtiar batiniah utk mendatangkan apa yang saya perlukan menuju saya, dengan sumber daya batiniah. Lalu menunggu, tatkala apa yg saya perlukan tak datang, berarti ikhtiar batiniah saya tak tembus, lalu saya harus melakukan ikhtiar lahiriah.

Adapun orang2 melakukan ikhtiar lahiriah terlebih dahulu sebelum ikhtiar batiniah. baru setelah ikhtiar lahiriahnya buntu, mereka baru sibuk melakukan ikhtiar batin. adapun saya kebalikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar