Sambungan status sebelumnya
===========================
Biar tambah jelas tentang ikhtiar batin dan ikhtiar lahiriah.......
Saya kasih contoh, ketika saya menginginkan suatu hal, katakanlah hal
A, lalu saya menyatukan hati dan fikiran saya untuk mendatangkan hal A
tersebut, tak lama kemudian datanglah seseorang membawa apa yang saya
kehendaki yaitu hal A dan memberikannya kepada saya. Seperti itulah
wujud tembusnya ikhtiar batiniah saya, maka saya tak perlu lagi sibuk
kesana kemari untuk mencari hal A, saya tak perlu lagi ikhtiar lahiriah
utk mendapatkan hal A.
Jika hal A yang saya inginkan tak datang
juga, maka barulah saya mesti melakukan ikhtiar lahiriah, kesana kemari
untuk mendapatkan hal A tersebut.
Tatkala saya memerlukan
sesuatu maka hal yang pertama kali saya lakukan adalah ikhtiar batiniah
utk mendatangkan apa yang saya perlukan menuju saya, dengan sumber daya
batiniah. Lalu menunggu, tatkala apa yg saya perlukan tak datang,
berarti ikhtiar batiniah saya tak tembus, lalu saya harus melakukan
ikhtiar lahiriah.
Adapun orang2 melakukan ikhtiar lahiriah
terlebih dahulu sebelum ikhtiar batiniah. baru setelah ikhtiar
lahiriahnya buntu, mereka baru sibuk melakukan ikhtiar batin. adapun
saya kebalikannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar