Minggu, 29 Desember 2013

Dalam bahasa Qur'an ada kata ganti bagi Allah, kata ganti ini berdasarkan sudut pandang, atau sederhananya saat itu Allah memandang diriNYA sendiri dalam sudut pandang mana

Dalam bahasa Qur'an ada kata ganti bagi Allah, kata ganti ini berdasarkan sudut pandang, atau sederhananya saat itu Allah memandang diriNYA sendiri dalam sudut pandang mana.......

saat disebut DIA, maka sudut pandang yang dipakai adalah sudut pandang Dzat. DIA sebagai Dzat Allah.......

saat disebut AKU, maka sudut pandang yang dipakai adalah sudut pandang SIFAT, AKU sebagai sifat ALLAH.......

saat disebut ENGKAU, maka sudut pandang yang dipakai adalah sudut pandang AF'AL, ENGKAU sebagai af'al/perbuatan Allah.......

saat disebut KAMI, maka sudut pandang yang dipakai adalah sudut pandang ASMA', KAMI sebagai asma'/nama Allah.......
==================================================
"seumpama dalang memainkan wayang......"
kadang berbicara sebagai tokoh A, kadang tokoh B, kadang tokoh C dst.......
yang berbicara sebenarnya itu dalang, namun seolah yang berbicara adalah wayang.......

Lalu wayang pada berkelahi spt perang baratayuda, banyak korban jiwa, semuanya hanya permainan dalang saja....... heuheuheu.
Bagi dalang, yah suka2 mau memainkan cerita apa.........
Wayang yang pada bingung sendiri, mending masa bodoh aja, dan ketawa ketiwi saja, senang dan asyik dengan sendirinya...... heuheuheu

"Bapak dalang maunya yang bagaimana??"..... wayang tinggal "monggo dan selalu monggo"....... jadilah wayang bahagia.... heuheuheu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar