==============================
1. melihat.
melihat terjadi karena adanya objek, lalu objek tersebut memantulkan cahaya yang diterimanya. pantulan cahaya dari objek itu masuk menuju mata, lalu menuju retina mata. retina yang peka cahaya, akan memberi respon terhadap intensitas dan warna dari cahaya yang diterima, lalu mengubahnya dalam signal2 listrik yang lembut. signal2 listrik ini akan disampaikan menuju otak manusia. Kemudian otak manusia menterjemahkan setiap signal2 itu sebagai suatu pandangan mata dalam wujud tertentu.
2. mendengar
suara merambat melalui media yaitu udara. getaran suara itu masuk kedalam telinga dan menggetarkan gendang telinga yang sensitif, lalu gendang telinga mengubah getaran suara menjadi signal2 listrik lembut yang diteruskan ke otak manusia, otaklah yang memproses apa yang didengar tersebut.
Jadi ke-5 panca indera itu sama2 berpangkal pada otak manusia, otak memiliki kemampuan khusus utk menterjemahkan signal dari luar yang masuk, menjadi suatu objek panca indera. Jika otak tak bekerja atau mengalami gagal fungsi maka ke-5 panca indera tidak akan bekerja, atau timbul salah lihat, salah dengar dsb.
Adapun otak manusia ini dikendalikan oleh akal fikiran, dimana akal fikiran manusia itu adalah suatu hal ruhani yang lembut tak tampak oleh mata, namun pasti adanya.
Akal fikiran dikendalikan oleh hati/qolbu manusia.
Dan qolbu itu dikendalikan oleh sirr/rahasia Ketuhanan didalam diri manusia.
Adapun sirr itu dikendalikan oleh Allah.
Maka hakekatnya hakekat bahwa yang melihat, mendengar, mencium, mengecap, merasa itu adalah Allah sendiri. Namun melalui mata rantai proses, yaitu melalui dirimu sendiri.......
Demikianlah, TUHAN itu sebenarnya melihat, mendengar, merasa dsb itu melalui dirimu sendiri......... sebenar2nya yang melihat, mendengar dsb adalah DIA sendiri. adapun keakuanmu, kandas dalam akal fikiran dan perasaan hatimu sendiri...... tak menjangkau yang jauh lebih dalam lagi........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar