Wajah2
kekasih terbayang menjelma dalam mimpi2 ditengah malam, sampai seluruh
wajah itu musnah tak berbekas lagi, maka wajah yang tersisa adalah
lautan cahaya Tuhan...........
tak ada pembedaan karena semua
telah lebur satu padu............ dulunya alim ulama, dulunya pelacur
pencuri, akhirnya melebur jua menjadi satu..........
Jangan katakan terpisah, hanya karena perbedaan arah tujuan, bahkan warna2 itu hanyalah pengisi ruang dan waktu agar keindahan menjadi seimbang dan menjelma didalamnya............
engkau, aku, dia, mereka adalah satu, jangan katakan kita
terpisah........ penampilan wujud ini hanyalah semu2 wajibul wujudku,
yaitu kewajibanku untuk memenuhi qodrat irodat Tuhan akan citra diri,
karena keinginanNYA untuk tampil dalam berbagai warna............ aku
hanyalah robot yang bersebut karena keadaan, dan akan lenyap menghilang
sampai waktunya untuk kembali lebur............
tak ada
perbedaan, kita satu, hayati itu, lalu caci makilah pelacur, engkau
sedang mencaci maki dirimu sendiri, cacilah pencuri, engkau sedang
mencaci maki dirimu sendiri.............
tak ada perbedaan kita
satu, beda itu leburkanlah, benamkanlah, lenyapkanlah.........
lenyapkan aku aku kecil, biarlah AKU semesta yang mawujud, Ingsun sejati
yang nyata pada tiap2 segala sesuatu...........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar