==============================
Fatwa Kehidupan
yang menyembah itu "kesadaran", kalau tidak sadar tak mungkin menyembah......... yang disembah itu adalah prasangkanya masing2, tentang "citarasa" masing2 tentang Tuhan.
yang berprasangka Allah ada di atas, maka hatinya mengarahkan "seolah" menyembah sesuatu diatas sana yg disebut Allah.
yang berprasangka Allah itu disemua arah, maka hatinya mengarahkan "seolah" menyembah sesuatu yang ada dimana-mana.
yang berprasangka Allah dalam hati, maka hatinya mengarahkan "seolah" menyembah sesuatu yang ada didalam hati.
yang berprasangka Allah ada diluar ruang dan waktu, maka hatinya mengarahkan kepada kekosongan.
==============================
prasangka tentang TUHAN itu ada sebanyak jumlah manusia, maka dikatakan ilah (Tuhan sesembahannya manusia) itu banyak, Laailahaillallah (tiada ilah selain Allah).
Bagi umat islam, nama ALLAH adalah atribut "pemersatu", dalam artian sama2 menyembah TUHAN yang bernama ALLAH. namun dalam benak masing2 orang, ALLAH yng spt apa, itu beda2..... sama nama, namun bs beda yg dituju.......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar