Duhai
semesta, kenyataanku sudah terlanjur indah, aku sudah terlanjur indah
dalam cinta ini, sudah terlanjur bahagia dan senang puas.......... telah
kuterima setiap kenyataanku dengan baik dan suka cita, karena cinta
memang memakan pengorbanan2, kesakitan2 sebagai tumbalnya.........
ya asyik, ya enjoy, ya santai, ya senang, ya bahagia, ya ayem, ya tentrem........ adalah diantara asma2 yang kupuja dengan puja puji cinta........
tidakkah engkau fahami DIA sangat enjoy dan asyik???...... duhai,
mengapa mata, telinga, mulut dan hati mendustakan setiap asyiknya hidup
ini, mencengkram kepalamu dengan ruwet dan pusing sendiri akibat ulahmu
sendiri............
tarian kebodohan memang beda dan
unik......... engkau rindu sekali karena sudah keseringan ditipu orang
pinter........ heuheuheu....... hidup yang telanjang dan polos, apa
adanya, blokosuto dalam segala hal, karenanya aku suka alam yang murni,
tersembunyi ditepi2 hutan, dimana jiwaku segar seperti pepohonan yang
tentram.........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar