Senin, 28 Oktober 2013

Akan saya terangkan mengapa dzikir jahar (dzahir) dan sirri (dalam) mesti selaras dan beriringan.

Akan saya terangkan mengapa dzikir jahar (dzahir) dan sirri (dalam) mesti selaras dan beriringan.
=============================================

Jahar itu ibarat "pelapis luar" atau cangkangnya. sedang sirri itu ibarat isinya.

dzikir Sirri itu fungsinya untuk "mendorong" keluar kotoran-kotoran batin dan ruhani dalam diri seseorang.

Dzikir jahar itu fungsinya untuk melapis agar kotoran dari luar tidak masuk dan melekat dalam ruhani.

dzikir jahar saja tanpa sirri, maka kotoran yang diluar susah masuk, namun kotoran yang sudah ada didalam ruhani juga tidak bisa keluar.

dzikir sirri saja tanpa jahar, maka kotoran dalam ruhani bisa terdorong keluar namun tak bertahan lama, kotoran dari luar akan segera masuk lagi.

Kotoran2 dari luar itu berupa mudhorot2, memang tidak nampak mata, sebab berwujud gelombang elektromagnetik, karena segala sesuatu itu sebenarnya memancarkan gelombang elektro magnetik, yang kemudian pancarannya akan mengikat ruhani seseorang.

Ketika engkau sering2 memandang "uang" misalnya, maka gelombang elektro magnetik dari uang itu akan masuk melalui matamu yang ijo, lalu melekat kedalam qolbumu menjadi wujud cinta dunia. demikian jika engkau sering memandang kemolekan tubuh wanitapun, maka gelombang elektro magnetik yg trpancar dari tubuhnya akan segera membekas dalam hatimu. Ketika "bekas2" dari mudhorot elektromagnetik sesuatu yang engkau pandang itu makin tebal dan tebal itulah yang menjadi "kotoran" hati, yang semakin menghijab hati.
engkau mungkin mengatakan "yang penting hati saya tidak terpengaruh", kata2mu itu karena engkau belum faham tentang proses masuknya mudhorot2 ini secara rahasia dan tidak engkau sadari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar