Selasa, 23 September 2014

pengumuman pesanan buku

 
 status repost...
pengumuman pesanan buku
"State Of Fatwa Kehidupan Jilid 2 (Ba)"
yang berminat silahkan mengganti kos percetakan dan ongkir ke rekening seperti dibawah... juga untuk yg mahu memberi sumbangan / infaq kepada pembangunan dan sarana para santri di Jabung dan juga untuk dana Yayasan Padepokan Fatwa Kehidupan,
maharnya terserah akan keikhlasan anda...
setiap sumbangan anda kami ucapkan terima kasih...

===========================================

Muhammad Wandi
Padepokan FB Fatwa Kehidupan

Salaam para sedulur cinta yg kami hormati dan cintai,,,
alhamd,,, buku state of Fatwa Kehidupan jilid 2 atau jilid Ba,,,,
telah memasuki tahap akhir proses...
silahkan kepada sedulur sekalian,,,
.
.
.mohon inbox selengkap2 nya no hp dan alamat lengkap,kode pos tujuan pengiriman,, ,
, , adapun biaya cetak dan ongkir buku 30 ribu,,,, mahar seikhlasnya dan kelebihan mahar akan di salurkan untuk tempat kholwat kita di Jabung,,nuwuunn,,,
.
bank BRI cabang/unit : Bri 4536 unit pasar
bauntung Martapura
atas nama : WANDI OKTAPIANOOR
no rek : 4536-0100-2475-533
.

,
untuk wilayah Indonesia sila hubungi akun
Muhammad Wandi

untuk wilayah Malaysia sila hubungi akun
Ahmad Aliff Azham

untuk wilayah Hongkong hubungi akun
Ziesy Bunga Jna

untuk wilayah Taiwan sila hubungi ak


Senin, 22 September 2014

Buku state of fatwa kehidupan jilid 2 sudah terbit


    Buku state of fatwa kehidupan jilid 2 atau jilid baru sudah terbit..... nanti akan ada pengumuman menyusul..... dipersilahkan yang hendak melakukan pemesanan.....

Sabtu, 20 September 2014

Tuntutan dunia.....


    Tuntutan dunia.....

    Tatkala saya hidup seorang diri, tuntutan duniawiku hanyalah sekedar saya bisa makan sederhana, ngopi dan udud..... hanya itu saja, tidaklah meminta apa apa lagi, dikarenakan terbatasnya kebutuhan dan tidak memiliki keinginan macam macam......
    Tatkala ada orang tua yang mesti saya biayai, maka tuntutan saya bertambah, yaitu agar mencukupi untuk membiayai orang tua saya......

    Tatkala saya memiliki keluarga, anak istri, maka tuntutan saya bertambah agar mencukupi untuk membiayai anak istri......

    Tatkala ada santri padepokan Jabung yang mesti saya biayai, maka tuntutan saya bertambah lagi yaitu agar mencukupi untuk padepokan dan pembangunan......

    Tatkala ada yayasan, maka tuntutan saya bertambah lagi, yaitu agar bisa mencukupi yayasan...... tatkala banyak murid yang masih perlu bantuan, maka tuntutan saya bertambah lagi agar bisa mencukupi semuanya...... mungkin jika suatu ketika yayasan berkembang lalu bisa membangun tempat yatim, jompo dsb, pastilah tuntutan saya makin besar lagi.....

    Tuntutan duniawi saya sangat banyak kepada Allah, namun hal yang tidak pernah berubah adalah tuntutan untuk diri pribadi saya, sampai mati juga sama saja, yaitu cukup asal bisa makan sederhana, ngopi, udud..... tetap itu itu saja..... adapun tuntutan2 yang lain hanyalah menuntutkan untuk orang2 saja......

    Hidup banyak tuntutan, namun menuntutkan untuk kepentingan yang lebih luas...... untk diri pribadi, tuntutannya tetap sama saja....

Rabu, 17 September 2014

Saudara janganlah diantaramu bermental miskin


    Saudara janganlah diantaramu bermental miskin. Yaitu banyak mengeluh, suka meminta minta dsb.... miliki mental dan jiwa kaya, walau mungkin keadaanmu hidup masih kekurangan.....

    Jaga dan hormati dirimu, harga dirimu.....

    Anggap saja keadaanmu sudah sangat kaya, wong sugih.... miliki mentalitas dermawan dan jangan menampilkan kelemahan dan mental pengeluh.....

    Allah nanti akan memberi jalan demi jalan..... akan menjadi jaya.... sabar, tenang, hati hati, gigih.... semuanya akan baik baik saja.....

    Semua orang yang kaya berawal dari mental kaya yang ditanamkan dalam hati..... katakanlah dalam hatimu bahwa kamu wong sugih.... apapun kenyataanmu..... kalau mentalnya miskin, selamanya miskin sebab mentalitas itulah doamu kpd Allah..... secara tidak sadar engkau selalu menyumpahi dirimu sendiri dengan mentalitas miskinmu......
    @wong sugih.......

Sabtu, 13 September 2014

Wadah dan isi

Wadah dan isi
============
Isi itu akan sedikit banyak mengikuti wadahnya..... tengoklah gelas ada beragam jenis dan bentuknya.... cangkir akan cendrung diisi kopi atau teh.....

Demikian perumpamaannya..... jika gelas itu silinder maka isinya juga berbentuk silinder..... jika gelasnya kotak, maka isinya juga membentuk kotak.....

Seseorang menjadi profesi satu dengan lainnya.... memiliki nasib begini dan begitu dikarenakan wadahnya memiliki pola tertentu isinya makanya mengikuti.....

Contoh..... orang yang kaya pada dasarnya sudah kaya secara mentalnya terlebih dahulu..... dalam artian wadahnya memang sudah berbentuk menyerap uang.....

Orang yang baik, wadahnya memang berpola menyerap kebaikan.....

Maka isi yang turun hanya mengikuti pola dari wadahnya atau dari manusianya..... demikian jika seseorang ingin mnjadi orang yang baik, maka wadahnya mesti berpola menyerap kebaikan...... jika orang ingin kaya, maka wadahnya harus berpola menyerap uang......

Pola pola wadah ini umumnya bawaan lahir.... walau demikian pembentukan pola baru selalu memungkinkan..... dengan proses pembentukan ulang, menyesuaikan kegunaannya masing2.....

saatnya saya bikin program mission imposible berikutnya

Setelah beberapa "mission imposible" telah kita lewati sesuatu yang hampir hampir tidak mungkin terjadi telah menjadi nyata atas izin Allah...... spt ketika saya pertama kali hendak membuat padepokan jabung diawali hanya punya uang sekitar 1jt 60rb rupiah saja, akhirnya mawujud jg jabung...... lalu ketika saya menikah yang hampir hampir juga tidak ketemu nalar, akhirnya menjadi sebuah kenyataan..... lalu ketika kita membuat yayasan hnya ada 11jt, namun atas kemurahan Allah, akhirnya berhasil juga.....

Maka saatnya saya bikin program mission imposible berikutnya..... saya mau diantara anggota padepokan fk, yang sekarang masih hidup biasa biasa saja pada menjadi milyarder......

Syaratnya harus yakin seyakin yakinnya bahwa Allah maha kaya, tidak ada yang mustahil bagiNya..... berjiwa sangat dermawan, royal dan loss soal uang, penyantun kpd fakir miskin, punya otak bisnis...... bersedia mengkayakan saudaranya yang lain di padepokan bilamana sudah kaya duluan......

Asal saudara memenuhi syarat tersebut maka layak untuk ikut jadi kaya.....

Jangan pernah bertanya bagaimana caranya?.... uang darimana?.... kok bisa?.... karena itu adalah kualitas keyakinan yg rendah, tidak memenuhi syarat..... cukup yakin dan mantap kpd Allah, jangan mempertanyakan dan meragukanNya..... Allah punya 1001 jalan,walau tidak terduga duga.....

Ingatlah, "bondo keno lungo, pangkat keno minggat" harta dan pangkat bisa lenyap..... kesemuanya hanya sarana dunia untuk kebaikan dan jalan Allah sajak......

Hari ini saya tidak mengapa nampak bicara konyol di depan kalian...... yakinlah, memang urusan kita dari dulu adalah mission imposible.... yaitu mengerjakan sesuatu yang hampir hampir mustahil atau sulit terjadi menjadi terjadi...... modalnya hanya yakin pada Allah, tanpa sedikitpun keraguan......

Segera bergabunglah...... dan penuhi syarat2 diatas.... agar engkau menjadi layak jadi milyarder.......

Khusus yang hendak menikah atau baru menikah

Khusus yang hendak menikah atau baru menikah
=======================================
Nikah itu maknanya menyatukan terhadap 2 hal lahir dan batin, dalam hal ini tentunya menyatukan laki laki dan wanita..... banyak hal yang disatukan tidak hanya tubuh saja, tetapi harus bisa menyatukan hati dan fikiran dsb.....

Dalam sebuah pernikahan tujuan itu mesti difahami.... karena intinya ada disitu..... ada yang menikah demi tujuan menyatukan cinta, ada yang ingin berketurunan,
Ada yang penting punya pasangan, ada yang tujuan harta dsb..... masing2 pasangan mungkin saja beda2 tujuannya.....

Tujuan yang paling utama dan benar dari perkawinan bukanlah semua hal diatas, tetapi tujuannya yang sesungguhnya adalah untuk beribadah kepada Allah.....

Yang tujuannya untuk menyatukan cinta kadang kecewa karena cinta itu seperti tanaman yang bisa mati jika tidak disirami dan dirawat...... yang tujuannya untuk berrketurunan kadang kecewa karena tidak jg berketurunan..... kesemua tujuan2 itu hanya aksesoris saja, yaitu pelengkap tujuan utama pernikahan yakni untuk beribadah kepada Allah......

Tujuan utama tercapai jikalau keluarga yang dibentuk bisa menjadi sarana untuk hidup lebih baik, menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan keutamaan meningkatnya kualitas ruhani manusia dihadapan Robbnya.......