Saya
contohkan dalam hal sholat bagaimana pandangan syari'at dan hakekat
berbeda tempat. syari'at memandang jika engkau "bergerak gerak" tubuhmu
itu bisa membatalkan sholat, dalam hakekat engkau bergerak gerak hatimu
(kesana kemari) itu yang membatalkan sholat. Secara syariat jk tubuhmu
nampak diam spt patung engkau disebut khusyuk, scr hakekat kalau hatimu
yg diam pada tujuan itulah khusyuk.
Didunia
ini hukum syari'at itulah yg dipakai orang, namun begitu anda mati,
hukum hakekat yg langsung berlaku. Jika anda tiada mengenal hakekat sama
sekali, lalu menjadi kasihanlah orang2 spt itu, sbb semua kulit
ditinggalkan saat mati, yg dihitung itu "hakekatnya sholat". sbb ALLAH
itu memandang qolbu/hati saudara2, bukan luarmu. Setan akan selalu
menghalang-halangimu dgn cara yg nampak baik sekalipun agar jgn sampai
mengenal hakekat, melalui orang2, agar engkau merugi kelak. Berapa
banyak ibadahmu yg hambar tanpa mengenal hakekat........ sungguh jikalau
hukum hakekat yg berlaku didunia ini, maka hampir2 mendekati 100%
manusia tdk ada yg selamat. Saya katakan engkau sudah "JUARA" kalau bisa
khusyuk sholat.
Di FB ini, saya pandang anda termasuk sdh
cerdas akal fikirannya, wong sdh menguasai teknologi, dan bisa FB-an.
bukan lagi orang yg bodoh tanpa pengetahuan. tentunya mesti cepat
memahami dan menangkap pelajaran dengan tepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar